Buminumbay.id, JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat bergerak bersama membersihkan kawasan terdampak kebakaran di Dok V Bawah, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang menjadi korban sekaligus langkah awal pemulihan lingkungan pascabencana.
Wali Kota Abisai mengatakan, pembersihan lokasi kebakaran menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Menurutnya, kondisi kawasan yang terdampak masih membutuhkan penanganan lanjutan sehingga kegiatan serupa akan kembali dilakukan.
“Kami membersihkan tempat kebakaran. Ini bagian pembersihan pertama yang kita lakukan. Kondisinya masih perlu dibersihkan kembali dan kita akan lakukan sekali lagi,” ujar Abisai Rollo.
Ia menegaskan, penderitaan yang dialami warga terdampak kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak hanya hadir memberikan bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses pemulihan.
“Kesusahan dari mereka yang menjadi korban adalah kesusahan kita juga,” tegasnya.
Wali Kota mengajak masyarakat Kota Jayapura untuk terus memperkuat semangat gotong royong dengan kembali bersama-sama melakukan kerja bakti pada jadwal pembersihan berikutnya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura, ketika ada pembersihan lagi di lokasi kebakaran, mari kita sama-sama membersihkan lokasi kebakaran,” katanya.
Selain pembersihan lingkungan, Pemerintah Kota Jayapura memastikan warga terdampak masih akan menempati tenda pengungsian selama masa tanggap darurat berlangsung.
Masa tanggap darurat bagi korban kebakaran ditetapkan selama 14 hari. Dalam periode tersebut, pemerintah bersama pihak terkait akan terus melakukan pemantauan serta memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.
Berdasarkan pendataan sementara, jumlah korban kebakaran mencapai 399 kepala keluarga (KK) dengan total 2.169 jiwa.
“Korban kebakaran akan menempati tenda selama 14 hari, masa tanggap darurat selama 14 hari. Data korban, jumlah KK 399 dan jiwa 2.169. Ini data sementara yang sudah bisa kita pastikan,” jelas Wali Kota.
Pemerintah Kota Jayapura memastikan penanganan pascakebakaran dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan kawasan terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, hingga penyusunan langkah pemulihan berikutnya.
Keterlibatan TNI-Polri, organisasi masyarakat, ASN, dan warga dalam kegiatan kerja bakti menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Kota Jayapura dalam menghadapi bencana.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, pemerintah berharap proses pemulihan kawasan Dok V Bawah dapat berjalan lebih cepat dan warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.



