BUMINUMBAY.ID, JAYAPURA- PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Jayapura bergerak cepat mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang musim libur sekolah 2026.
Sebanyak delapan armada kapal penumpang dikerahkan untuk memastikan anak-anak sekolah dan keluarga di Papua dapat menikmati momen liburan mereka dengan lancar dan aman.
Dari delapan armada tersebut terdapat lima Kapal Penumpang yakni KM Sinabung, Gunung Dempo, Ciremai, Labobar dan KM Dobonsolo dan 3 kapal perintis diantaranya Sabuk Nusantara 100, 81 dan Sabuk Nusantara 58.
Selama periode libur sekolah yang berbarengan dengan sejumlah agenda keagamaan pada Juni hingga Juli ini, arus keberangkatan dari Pelabuhan Jayapura diprediksi akan menjadi sangat padat.
“Kami memperkirakan jumlah penumpang selama periode libur sekolah mencapai sekitar 10 ribu orang. Untuk itu, delapan kapal telah kami siapkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Kepala Cabang PT PELNI Jayapura, Daulat Apul Gervasius Naibaho di Jayapura, Rabu 3 Juni 2026.

Kapelni menyampaikan kepadatan penumpang sebenarnya sudah mulai terbaca sejak bulan Mei lalu. Memasuki bulan Juni, permintaan tiket langsung melonjak tajam seiring dengan tuntasnya tahun ajaran sekolah.
Bahkan, PELNI mencatat banyak tiket yang sudah habis terjual atau dipesan jauh-jauh hari oleh masyarakat.
“Banyaknya pesanan tiket datang dari rombongan keluarga serta kelompok kegiatan keagamaan yang memanfaatkan momen libur panjang.Dan jika pada hari biasa rata-rata penumpang berkisar antara 1.000 hingga 1.300 orang per keberangkatan, angka ini dipastikan akan meroket tajam pada puncak musim liburan,” jelasnya
PELNI menegaskan bahwa kesiapan delapan armada ini tidak hanya sekadar soal kapasitas angkut. Faktor kenyamanan anak-anak dan orang tua di atas kapal menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Kami berharap seluruh penumpang mematuhi aturan yang berlaku sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelayaran,” tegas Daulat.
PELNI optimistis konektivitas antardaerah di Papua selama musim libur sekolah 2026 akan berjalan tanpa hambatan, memberikan pengalaman mudik liburan yang berkesan bagi masyarakat.






