BUMINUMBAY.ID, Jayapura– Taman Imbi yang menjadi titik pusat Kota Jayapura, Rabu (20/5) malam, menjadi tempat digelarnya Bincang Sagu bertema Kebangkitan Pangan Lokal. Acara ini diprakarsai Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen bersama Michael John Yarisetouw sebagai bagian dari rangkaian Festival Colo Sagu 2026.
Dialog tersebut menghadirkan ruang kebersamaan lintas sektor—pemangku kebijakan, akademisi, tokoh adat, hingga masyarakat—untuk membangun kesadaran dan komitmen bersama terhadap pentingnya kebangkitan pangan lokal, khususnya sagu.
Fokus pembahasan mencakup pemulihan dan penguatan sistem pangan lokal Papua, identifikasi tantangan, serta peluang pengembangan sagu sebagai komoditas strategis daerah.
Kapolresta menegaskan, sagu bukan hanya pangan pokok, tetapi simbol kehidupan dan sumber energi yang kaya manfaat.
Ia mendorong riset dan inovasi agar sagu dapat dikembangkan lebih produktif, sekaligus menjadi peluang ekowisata dan bisnis pariwisata yang melibatkan UMKM serta Mama-mama Papua.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Provinsi Papua Christian Sohilait, Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, serta tokoh pemerintahan, akademisi, dan tokoh adat. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Abisai Rollo berbagi kisah personal tentang peran sagu dalam kehidupannya.
“Sagu penting bagi kehidupan, karena menunjang ekonomi keluarga kami, bahkan menjadi mas kawin yang mengikat ikatan sah dengan istri saya. Pemerintah siap mendukung penuh kegiatan seperti ini karena nyata bahwa sagu penting bagi kehidupan,” ungkapnya.
Diskusi berlangsung serius dengan penekanan pada peran seluruh elemen masyarakat dalam melestarikan sagu sebagai pangan lokal. Harapannya, sagu dapat menjadi pilar ketahanan pangan yang diselamatkan dan dijaga demi kepentingan seluruh masyarakat Papua.






