Transaksi nontunai capai 10,3 juta pengguna di Papua per September 2024

BUMINUMBAY.ID, Jayapura,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua mencatat penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Papua sampai dengan bulan September 2024 mencapai 10,3 juta transaksi,

Kepala perwakilan Bank Indonesia Papua, Fatucrahman mengatakan untuk bulan September angka tersebut mengalami kenaikan di bandingkan dua bulan lalu yang mencapai 8.018.990 juta transaksi.

” Hal ini karena semakin masif masyarakat di Bumi Cenderawasih dalam melakukan transaksi nontunai,” Kata Fatuchraman saat di temui di Kantor BI Papua, Rabu 23 Oktober 2024.

Fatucrahman mengatakan untuk penggunaan Qris terbanyak masih di temui di wilayah perkotaan yakni Kota Jayaoura, Kabupaten Jayapura, Merauke, dan Timika dengan jumlah nominal transaksi 1,76 triliun yang tersebar di 206 merchant qris.

” Kami tengah berupaya meningkatkan penggunaan quick response code indonesian standar,”  Ujarnya

Dia mengungkapkan Papua termasuk provinsi yang pertumbuhan qrisnya cukup tinggi dan pesat sehingga hal ini dapat mencerminkan bahwa apresiasi masyarakat papua terhadap pembayaran digital terhadap QRIS itu sangat baik.

” Diketahui Quick response code indonesian standard ( Qris) merupakan metode pembayaran yang di kembangkan oleh industri sistem pembayaran.Sehingga di harapkan masyarakat dapat melakukan transaksi non tunai dengan QR Code agar lebih mudah, cepat dan terjaga keamananya ,” ungkapnya