Wali Kota Jayapura Dorong Kolaborasi OPD dan Mitra Kejar Target PAD, Retribusi Sampah Jadi Perhatian

BUMINUMBAY.ID, JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan sejumlah mitra strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026. Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., menegaskan pencapaian target PAD tidak dapat dilakukan oleh satu pihak, tetapi membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Abisai saat memimpin pembahasan optimalisasi PAD Kota Jayapura. Menurutnya, seluruh OPD kolektor, distrik, kelurahan, hingga mitra terkait memiliki peran penting dalam memastikan potensi penerimaan daerah dapat dikelola secara maksimal.

“Kita melibatkan OPD kolektor, termasuk distrik dan kelurahan, juga pihak lainnya yang berkaitan dengan pemungutan pajak dan retribusi daerah,” ujar Abisai.

Sejumlah mitra yang turut mendukung optimalisasi PAD Kota Jayapura di antaranya Bank Papua, PT Robongholo Nanwani, Samsat, PT Angkasa Pura Suport, PT PLN UP3 Jayapura, serta Kantor Pertanahan Kota Jayapura.

Wali Kota meminta seluruh OPD pengelola pendapatan agar mengambil langkah konkret dalam menggali sumber-sumber penerimaan baru maupun meningkatkan sektor yang sudah berjalan.

“Target PAD yang telah ditetapkan harus terus dikejar. Kalau bisa, kita harus melampaui target,” tegasnya.
Retribusi Sampah Jadi Salah Satu Fokus

Salah satu sektor yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Jayapura adalah retribusi pelayanan persampahan. Untuk meningkatkan penerimaan dari sektor tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah distrik dan kelurahan.

Menurut Abisai, keterlibatan distrik dan kelurahan sangat penting karena pelayanan persampahan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Namun, ia menekankan peningkatan retribusi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada warga.

Pemkot Jayapura juga mendorong dukungan sarana operasional persampahan melalui kolaborasi dengan pihak swasta, BUMN, BUMD, dan perbankan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Salah satu dukungan telah diberikan jaringan ritel Indomaret melalui bantuan lima kendaraan roda tiga untuk pelayanan persampahan. Bantuan tersebut direncanakan bertambah lima unit lagi sehingga total menjadi 10 kendaraan.

“Motor sampah ini perlu dibagikan kepada kelurahan untuk pelayanan persampahan di masyarakat agar dapat mengejar target retribusi sampah,” kata Abisai.

Dorong Aktivitas Ekonomi Kawasan Ruko

Selain sektor persampahan, Pemkot Jayapura juga mengevaluasi penerimaan retribusi parkir, khususnya di kawasan ruko yang dikelola PT Angkasa Pura.

Penurunan penerimaan parkir tersebut salah satunya dipengaruhi berkurangnya aktivitas ekonomi akibat sejumlah ruko yang tidak lagi beroperasi.
Abisai mengatakan, pemerintah tidak hanya melihat persoalan tersebut dari sisi penerimaan parkir, tetapi juga berupaya menghidupkan kembali aktivitas ekonomi kawasan tersebut.

“Kita pemerintah kota akan mengambil langkah untuk membuat ruko kembali ramai agar dapat mendongkrak PAD dari sektor parkir,” ujarnya.

Target PAD 2026 Rp307 Miliar, 2027 Diproyeksikan Rp316 Miliar

Wali Kota Jayapura menegaskan target PAD Tahun 2026 sebesar lebih dari Rp307 miliar harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh OPD dan mitra terkait.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah bekerja secara optimal agar target tersebut dapat tercapai.

“Target PAD Rp307 miliar lebih dapat tercapai. Kalau bisa, kita harus melampaui target,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jayapura mulai mempersiapkan target PAD Tahun Anggaran 2027. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura telah menyiapkan proyeksi target PAD sebesar Rp316 miliar lebih.

Target tersebut disusun secara realistis dan terukur dengan mempertimbangkan potensi penerimaan daerah serta kemampuan setiap OPD pengelola pendapatan.

Abisai meminta Bapenda bersama seluruh OPD kolektor dan mitra terkait tidak hanya fokus mengejar realisasi tahun berjalan, tetapi juga memastikan kesiapan strategi penerimaan untuk tahun berikutnya.

“Mari kita bekerja bersama agar PAD Kota Jayapura dapat mencapai target yang sudah ditentukan dan semakin memperkuat kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan,” pungkasnya.