BUMINUMBAY.ID, Jayapura- Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) X Jayapura berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 35 kilogram sirip hiu, 800 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal, serta beberapa hasil laut bernilai tinggi.
Dalam operasi ini, aparat juga menangkap enam orang terduga pelaku, di mana empat di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Papua Nugini (PNG)*
*Kronologi Penangkapan*
Tim Satrol Lantamal X Jayapura yang tengah melakukan patroli rutin, mendeteksi pergerakan kapal cepat yang mencurigakan dari Papua Nugini menuju Kota Jayapura. Setelah dilakukan pengejaran dan pemeriksaan mendalam, tim menemukan barang bukti yang diduga akan diperdagangkan secara ilegal.
Barang bukti yang diamankan meliputi:
– 35 kg sirip hiu
– 1,5 kg gelembung ikan
– 2,5 kg teripang kering
– 800 liter BBM ilegal jenis Pertalite
Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut (P) Dedy Obet dalam keterangannya menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
“Bersama-sama kita bongkar apa dan siapa yang kemungkinan bermain dalam ranah penyelundupan ini, baik dari Jayapura ke PNG maupun sebaliknya. Kami akan berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku serta terus berupaya mengamankan perairan Jayapura,”ujar Kolonel Dedy Obet.
*Komitmen TNI AL dalam Menjaga Keamanan Laut*
Kolonel Obet menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut berkomitmen untuk terus menjalankan operasi pengamanan laut guna mencegah penyelundupan dan berbagai tindak kriminal lainnya.
Selain penyelundupan BBM dan hasil laut, perairan Jayapura juga rawan dengan peredaran narkotika, pencurian ikan (illegal fishing), penyelundupan kayu (illegal logging), serta penyelundupan minyak dan hasil tambang (illegal oiling & mining).
Saat ini, para pelaku telah diserahkan kepada Dinas Hukum Lantamal X Jayapura untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan yang terlibat dalam kejahatan lintas batas ini.
TNI AL terus berupaya menjaga perairan Indonesia tetap aman dan bebas dari kegiatan ilegal yang dapat merugikan ekosistem serta perekonomian negara.
Semoga berita ini menarik dan sesuai harapan Anda! Jika ada bagian yang ingin diperbaiki atau ditambahkan, saya siap membantu.






