BUMINUMBAY.ID, JAYAPURA — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan terus diperkuat melalui pengawasan rutin dan razia gabungan. Dalam penggeledahan yang dilakukan jajaran pemasyarakatan bersama aparat kepolisian, TNI dan BNN pada Rabu (16/9) di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Abepura tidak ditemukan narkoba maupun telepon seluler ilegal.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Papua, Sutarno, mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari langkah bersama untuk memastikan kondisi lapas tetap aman dan kondusif.
“Razia ini adalah bentuk penguatan dari keamanan maupun ketertiban dengan sasaran narkoba, HP ilegal maupun barang-barang terlarang,” kata Sutarno.
Menurutnya meski tidak menemukan narkoba dan telepon seluler, petugas masih mendapati sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam lapas, seperti pisau, sendok besi, casing telepon seluler dan benda berbahan besi lainnya.
Sutarno mengatakan barang-barang tersebut tetap harus diamankan karena berpotensi dimanfaatkan menjadi benda berbahaya.
“Untuk antisipasi jangan sampai kemudian terjadi yang tidak kita inginkan maka kita sita, termasuk sendok. Kan bisa ditajamkan, sama halnya dengan pisau. Cutter, besi ini bisa,” ujarnya.
Pintu Masuk Diperkuat

Sutarno mengatakan keberadaan barang terlarang di dalam lapas dapat terjadi melalui berbagai celah, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum, kunjungan maupun melalui tamping. Karena itu, pengawasan akan diperkuat, terutama pada pintu P2U atau pintu utama masuk lapas.
“Untuk antisipasi ke depan agar barang serupa tidak masuk lagi di dalam lapas adalah kita lakukan penguatan di pintu P2U yang pintu masuk. Dengan penguatan tersebut mudah-mudahan tidak ada lagi,” katanya.
Ia menegaskan penggeledahan tidak hanya dilakukan ketika ada informasi mengenai dugaan pelanggaran, tetapi menjadi bagian dari tugas pengamanan yang dilaksanakan secara rutin.
“Setiap saat memang tugas kami terkait dengan pengamanan itu melaksanakan penggeledahan baik secara rutin. Intinya jangan sampai ada gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” jelasnya.
Hasil Tes Urine Negatif

Dalam razia tersebut, hasil pemeriksaan juga menunjukkan tidak ditemukannya obat-obatan terlarang. Sutarno menyebut hasil tes urine terhadap warga binaan yang diperiksa juga menunjukkan hasil negatif.
“Untuk obat terlarang belum ditemukan dan berdasarkan hasil tes urine juga hasilnya negatif,” ujarnya.
Sutarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam razia gabungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara jajaran pemasyarakatan, kepolisian, TNI dan BNN menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di dalam lapas.
Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya membersihkan lapas dari barang-barang terlarang.
“Alhamdulillah, tidak ada barang ilegal seperti narkoba, HP juga tidak ditemukan, hanya ada casing HP. Mudah-mudahan lapas ini makin baik dan makin kondusif,” pungkasnya. (ELL)



