BUMINUMBAY.ID, Sentani-Tarian Kolosal yang di persembahkan oleh 2600 anak-anak Papua pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ( HAN) di Istora Papua Bangkit, Sentani, Kabupaten Jayapura, pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).
Adapun Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ini di buka langsung Presiden Joko Widodo,didampingi Ibu Negara Iriana serta Ibu Wakil Presiden Wury Ma’ruf Amin dan istri-istri Gubernur se-Indonesia, Pada Selasa (23/7)
Presiden Joko Widodo dalam kesempatan itu berpesan agar seluruh anak-anak indonesia di Papua agar dipersiapkan untuk memiliki massa depan yang baik.Serta meminta agar anak-anak di Tanah Papua dapat menunjukan karakter dan berwawasan baik sejak dini.

“Kita melihat ke depan anak-anak Papua harus betul-betul disiapkan tidak hanya pintar dan pandai, tetapi juga berwawasan serta berkarakter,” ujar Presiden
Kata Jokowi 2.600 pelajar yang menari adalah anak asli papua yang terdiri atas siswa SD, SMP Hingga Tingkat SMA.Menurutnya anak-anak merupakan generasi masa depan sehingga sudah seharusnya pemerintah gencar melakukan kegiatan seperti ini untuk menyiapkan mulai dari kepintarannya, kepandaiannya, serta wawasannya.
“Perayaan HAN ke-40 ini mungkin pertama kali diadakan secara besar-besaran dan anak-anak menikmati, saya pun juga tidak mau memberi sambutan pidato karena ini adalah harinya berinteraksi dengan anak-anak, bermain, senang-senang,” ucap Jokowi
Presiden menambahkan dengan mendapatkan Rekor Muri untuk tarian kolosan membuktikan bahwa anak-anak di Tanah Papua juga bisa berkarya.

“Untuk rekor MURI ini anak-anak Papua sangat kreatif dan itu dimulai dari anak-anak yang tadi kita lihat tarian kolosal, anak-anak sangat menjiwai dan DNA kita memang ada di situ,” jelasnya
Sementara itu Penjabat Gubernur Papua, M Ridwan Rumasukun mengatakan peringatan HAN tahun Ini menjadi momen penting, mengingat semua tanggung jawab, didikan, melindungi dan membahagiakan anak-anak menjadi generasi emas di Tanah Air tercinta ini.
” Ini tanggung jawab kita semua, dengan tema Anak Terlindungi Indonesia Maju.Saya juga turut mengapresiasi kedatangan Bapak Presiden Jokowi pada puncak HAN di Papua,” ujarnya
Menurutnya peringatan HAN mengingatkan betapa pentin peran orang tua bagi anak untuk memberikan perlindungan yang serius terhadap anak – anak generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan dirawat. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat tentang hak dan kesejahteraan anak.
“Kita diajak untuk mendukung perkembangan anak. Baik dari segi,Pendidikan, Kesehatan dan kesejahteraan. Kita juga harus memberikan perhatian khusus kepada anak – anak. Seperti kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi,”paparnya
Dirinya menambahkan dengan Kehadiran Presiden Jokowi ke Papua ini adalah bentuk komitmen nasional yang tidak goyah untuk membangun masa depan anak – anak Indonesia tercinta.
Untuk di ketahui Tarian kolosal ini menjadi puncak Peringatan Hari Anak Nasional yang merupakan gabungan tarian pergaulan anak – anak Papua diiringi music dan lagu medley Papua.
Perayaan HAN tahun ini dihadiri 6000 anak – anak Indonesia yang datang tidak hanya dari Papua saja. Akan tetapi juga dihadiri perwakilan anak – anak dari seluruh Indonesia, yang didampingi para istri gubernur se Indonesia.






