Pj Gubernur Papua Minta KPU Persiapkan Logistik untuk PSU

BUMINUMBAY.ID_Jayapura,– Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mulai melakukan inventarisasi logistik guna persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Hal ini dianggap sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah menerima kunjungan dari Anggota KPU RI, Idham Holik, di ruang kerjanya, Rabu (5/3/2025).

Ramses menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Papua siap mensukseskan pelaksanaan PSU meskipun dihadapkan pada kendala anggaran akibat refocusing.

“Kami juga menyampaikan terkait kondisi keuangan fisikal Provinsi Papua di mana terjadi refocusing anggaran sehingga banyak yang dipangkas. Namun, Pemprov Papua optimis bisa melaksanakan PSU dengan lancar,” ujarnya.

Ramses juga meminta KPU dan Bawaslu untuk lebih efisien dalam penggunaan anggaran. Dia menegaskan agar perjalanan dinas diminimalkan dan rapat-rapat dilakukan di kantor masing-masing.

“Meski saat ini ada kendala anggaran, karena ini adalah amanat undang-undang, maka kami akan mencari solusi sehingga Pilkada ini harus sukses,” katanya.

Selain itu, Ramses mengungkapkan bahwa KPU berencana memperpendek masa kerja badan ad hoc, yang sebelumnya enam bulan kini menjadi tiga bulan.

“PSU sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada 9 Agustus mendatang,” tambahnya.

Anggota KPU RI, Idham Holik, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan inventarisasi ulang terhadap properti logistik seperti bilik suara dan kotak suara.

“Kami akan melihat apakah properti logistik tersebut masih layak dan tetap menjaga prinsip-prinsip pemungutan suara. Jika masih bagus, maka akan digunakan kembali,” jelasnya.

Idham juga membahas soal anggaran, di mana KPU Papua akan berdiskusi lebih lanjut dalam konteks efisiensi kebutuhan riil untuk PSU. “Kami akan membahas kembali agar anggaran yang tersedia dapat dimaksimalkan sehingga ketersediaannya bisa terpenuhi,” pungkasnya.